Sejarah Inggris dari Awal Berdirinya Kerajaan sampai Sekarang


Inggris termasuk sebagai negara kerajaan tertua di kawasan Eropa. Sejarah Inggris telah berlangsung dari abad ke-9 sampai kini. Semula, Inggris dikenal sebagai peradaban Anglo-Saxon.
Natali dalam Sejarah Kelam Kerajaan-kerajaan di Inggris menyebutkan bahwa Kerajaan Inggris memiliki sejarah panjang dan termasuk sebagai kerajaan tertua di Eropa.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah Inggris, simak selengkapnya di artikel berikut.

Sejarah Inggris
Ilustrasi sejarah Inggris. Sumber: Danniel Reynaga/pexels.com
Ilustrasi sejarah Inggris. Sumber: Danniel Reynaga/pexels.com
Inggris adalah negara kerajaan yang tertua di kawasan Eropa. Sejarah Inggris telah dimulai dari abad ke-9 Masehi. Sebelumnya, Inggris atau Britania Raya dikenal sebagai peradaban Anglo-Saxon dan memiliki tujuh kerajaan utama di bawah Wessex, seperti East Anglia, Mercia, Northumbria, Wessex, Kent, serta Sussex.

Kerajaan Inggris ini memiliki sistem pemerintahan monarki konstitusional. Itu artinya, penguasa kerajaan akan berbagi kekuasaan dengan pemerintah yang terorganisasi secara konstitusional.

Raja maupun ratu kerajaan adalah seorang kepala negara. Akan tetapi, kekuatan politiknya berada di tangan perdana menteri selaku kepala pemerintahan.

Penguasa pertama di Kerajaan Britania Raya adalah Egbert yang berkuasa dari 802 hingga 839 Masehi. Dinasti Saxon ini berhenti di masa kepemimpinan Edward the Elder di tahun 899 hingga 924 Masehi.

Setelah itu, masa pemerintahan Britania dilanjutkan dengan Inggris. Raja Inggris yang pertama, yaitu Athelstan yang memimpin dari tahun 925 hingga 939 Masehi.

Selanjutnya, ketika William the Conqueror memimpin, terjadi peralihan aturan kepemimpinan yang ditetapkan dari raja terhadap anak laki-laki pertamanya.

Pada 1702 Masehi, peraturan tersebut diubah ketika Parlemen Inggris memberikan Act of Settlement. Hal ini karena pasca meninggalnya Raja William III, penguasa Inggris dilanjutkan kepada Anne serta keturunannya. Ceritabaru

Aturan mengenai pewaris takhta Kerajaan Inggris ini tidak diperbarui lagi hingga 2013. Namun akhirnya, terjadi pergantian peraturan pewaris takhta Inggris menjadi Succession to the Crown Act. Hal ini disetujui oleh para parlemen.
Peraturan tersebut akhirnya mengubah sistem pemerintahan kerajaan menjadi primogeniture absolut. Maksudnya adalah, kerajaan akan dilanjutkan kepada pewaris sulung atau anak pertamanya tanpa memperhatikan jenis kelamin.

Demikian informasi mengenai sejarah Inggris dari awal sampai sekarang. [ENF]

Komentar

Postingan populer dari blog ini