Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025
Gambar
  Hidangan Spesial dari Tetangga Cantik Pembaca yang budiman, perkenalkan namaku Bobby… aku akan menceritakan kisah nyata yang terjadi pada diriku beberapa waktu yang lalu. Cerita ini diawali ketika aku masuk menjadi mahasiswa salah satu sekolah tinggi komputer yang ada di Bandung. Pada saat itu tahun 2000, aku pindah dari Jakarta Barat yang panas ke kota dingin Bandung dan tinggal di daerah perumahan yang dulu pernah ditinggali kedua orang tuaku. Dan sekarang ini karena orang tuaku telah pindah dinas, aku hanya tinggal bersama seorang pembantuku. Beranjak dari kehidupan dewasaku yang jauh dari kedua orang tua, aku mulai terbiasa dengan kehidupan bertetangga. Salagh satu tetangga dekatku adalah tante Ana, seorang wanita s*xy beranak satu yang suaminya jarang di rumah karena kesibukan bisnis. Usianya kira-kira 32 tahun, namun badannya terlihat sangat mulus dan s*xy seperti gadis umur 17 tahunan. Satu tahun sudah aku tinggal, di akhir tahun 2001 aku mulai merasakan gejolak n*fsu yang...
Gambar
  Tatapan yang Menggoda dari Kamar Sebelah Sebut saja nama saya Dion, saya adalah seorang laki-laki single berumur 21 tahun , saya mempunyai tinggi 172 cm dan berat badan 68 kg. Status saya saat itu adalah sebagai mahasiswa yang menuntut ilmu di salah satu PTN di daerah saya. Saat itu, saya tinggal disebuah rumah kos yang berjumlah 5 kamar. Kebetulan saya berada pada kamar yang pertama. Jika dibandingkan dengan teman-teman saya, saya tergolong lelaki yang bersifat pemalu dan kurang pergaulan. Saya tipe orang yang suka berada di kos daripada harus nongkrong dan bergaul dengan teman-teman kuliah saya. Untuk mengibur diri di kosan, terkadang saya sering menonton film P*rn* untuk menghilangkan rasa bosan sekaligus untuk memuaskan b*r*hiku. Ketika saya menonton Film P*rn8 titik akhir dari kegiatan itu adalah dengan ber*nani. Okey, sekarang kita lanjutkan pada pengalaman cerita s*x pertama saya yang berawal dari tempat kos dimana saya tinggal saat itu. Kos-kosan yang saya tinggali ditemp...
Gambar
  Satu Kasur, Tiga Jalan Hidup yang Berbeda Pada satu waktu Ira bertanya kepadaku, ” mas mungkin Ira dalam soal s*ks ‘ngga normal ‘ya ? “. Aku bukannya menjawab pertanyaan Ira tersebut, malah aku balik bertanya kepada Ira, ” Ir, kamu tahu ‘ngga batasan yang disebut tidak normal di dalam soal hubungan s*x ? “. Ira menjawab ” ‘ngga tahu “. Aku menjelaskan pada Ira bahwa ” segala cara, gaya dan frekuensi di dalam melakukan hubungan s*x akan selalu disebut normal apabila dilakukan dengan persetujuan kedua belah pihak, dengan tujuan untuk saling memuaskan pasangannya. Kalau pasangan kita melakukan cara-cara yang tidak kita sukai tetapi dia terus memaksakan keinginannya untuk mencapai kepuasannya sendiri, maka pasangan kita tersebut dapat dikatakan memiliki penyimpangan s*ks*al. Pada akhir-akhir ini, setiap kali aku meng*nt*t Ira, jari-jari tanganku, khususnya jari telunjuk, sering dijil*tinya dan dimasukkan kedalam mulutnya untuk dijil*ti dan diis*pnya. Semakin l*ar gerakanku dalam meng...
Gambar
  Ketika Profesionalisme Berhadapan dengan Godaan Sekretaris Sebuah kisah yang telah ku alami sendiri, cerita ini berawal dari pekerjaan ku yang sangat padat. Perkenalkan sebut saja aku Didi, awal cerita… dikarenakan perkerjaan ku yang sangat sibuk di kantor, sehingga saat dikantor aku tidak kenal waktu jam kerja.. Mungkin aku tidak menyadari bahwa selama ini sekertaris ku sering menggoda aku dengan cara2 yang kadang tidak masuk akal, tapi dikarenakan sibuk nya pekerjaan ku selama ini aku tidak hirau kan sekertarisku ini. Padahal sekertarisku ini sudah menikah, tetapi belum dikarunia anak. Ya mungkin dia belum ingin mempunyai anak terlebih dahulu.. Singkat cerita pada suatu hari, saat itu kerjaan ku kembali menumpuk dan belum lagi ada project baru yang akan masuk. aq meminta sekertarisku itu untuk lembur membatu ku menyiapkan semua materi untuk perentasi di depan clien baru besok. Disaat anak2 buahku sudah pulang semua, tinggal alah dikantor hanya aku dan sekertarisku ini. Pekerjaa...
Gambar
  Harga Sebuah Nilai yang Terlarang Sinta gemetar ketika memasuki ruangan dosen sore itu. Ruangan itu sepi dan hanya ada sang dosen yang selama ini terkenal galak dan tidak pernah ramah dengan mahasiswanya. Dia mendekati Pak Putra yang sedang duduk di depan mejanya di sudut ruangan yang sepi. Hujan diluar semakin menambah seram suasana sepi kantor dosen itu. Dia menetap Pak Putra yang sedang mengerjakan koreksi jawaban ujian mahasiswanya. . Sinta, duduk. . . kata Pak Putra dingin, memerintah Sinta. Sinta pun hanya bisa menurut. aktifis kampus cantik berjilbab lebar bertubuh sekal itu duduk di kursi di seberang meja Pak Putra. Pak Putra kembali mengerjakan koreksinya, sementara Sinta hanya bisa diam menunggu sambil gelisah. Akhwat itu sebenarnya ingin segera pulang, namun karena ia harus mendosen nilainya yang jelek agar bisa segera ambil bebas teori semester depan, dia harus melobi Pak Putra dosennya ini. Beberapa waktu kemudian, sepertinya Pak Putra sudah selesai dengan pekerjaann...